Selamat Datang di Blog Sastra Remaja 11. Silahkan membaca artikel sastra menarik yang kami sajikan. Jika ingin mengcopy sertakan link blog ini. Dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar demi membangun blog ini.

Seandainya Suatu Hari Nanti

Assalamu'alaikum wr.wb.

Inilah puisi terbaru kami kiriman dari pengunjung. Kisah tentang cinta. Puisi "Seandainya Suatu Hari Nanti".
Selamat membaca.

*************************************************
Seandainya Suatu Hari Nanti
Seandainya suatu hari nanti
Kita tak bersama lagi
Kau pergi tak kembali
Dan selamanya aku disini menanti
Ijinkan ku tulis tema baru dalam buku harianku nanti
Bahkan dalam buku harian yang kau beri
Yang hingga kini
Aku sembunyikan dalam almari
Siapa berani tantang aku hari ini
Aku berani bakar isi buku ini
Demi menghapus kenangan pedih masa lalu yang basi
Jika aku berani kaulah yang akan mati

Seandainya suatu hari nanti
Kita adalah orang terakhir di muka bumi
Akan aku bunuh kau hingga mati
Selamanya kau akan pergi
Aku ingin itu terjadi
Karena jika aku dulu yang selamanya pergi
Kau akan hidup sendiri
Alangkah baiknya kau hidup di alam lain bersama orang yang kau sayangi
Biarkan aku berdiri di sini
Atau mungkin hanya bertemu kau dalam mimpi
Yang terpenting kau tak lagi sepi

Seandainya suatu hari nanti
Aku tak bisa apa – apa lagi
Ijinkanlah aku selalu mendangar kau bernyanyi
Walaupun aku sudah tuli
Namun aku yakin nyanyianmu akan merasuk ke hati
Tentu saja hatiku, yang mungkin hampir mati
Cukup melihat pesonamu dari jauh yang tak kau sadari
Tak apa, itu sudah membuatku jatuh hati
Ijinkanlah aku selalu mendengar kau bernanyi
Walaupun mata tak melihat lagi
Namun aku yakin nyanyianmu tetap akan merasuk ke hati
Cukup mengenang janji – janji
Yang kau janjikan dulu hingga kini belum kau tepati
Tak apa, nyanyianmu sudah sangat berarti

Seandainya suatu hari nanti
Aku jadi air dan kau jadi api
Tenang saja api
Jika hujan kau akan kulindungi
Seandainya suatu hari nanti
Aku jadi langit dan kau jadi bumi
Tenang saja bumi
Ragaku akan selalu menyelimuti
Dari kejamnya sinar matahari
Maka kau tetap bahagia bersama pohon dan sungai

Seandainya suatu hari nanti itu semua terjadi
Aku minta aku tak lagi kau nanti
Karena aku tak akan lagi kembali
Tersenyumlah bersama orang lain yang kau cintai
Dan aku disini dalam sepi dan sunyi
Menjalani hari demi hari
Tanpa siapapun lagi
Namun aku berharap semua ini hanya mimpi
Namun jika benar akan terjadi hal seperti ini
Aku yakin Dia akan selalu mengasihi
Bagaimana jika suatu hari nanti Dia itu mati?
Itu tidak akan terjadi
Dia akan selalu ada kemanapun aku pergi
CintaNya akan selalu kekal abadi
Karya :Anggit Nurhandhika
*************************************************
Aku ingin membahagiakanmu. Walau aku yang harus terluka.
Mau kirim puisi seperti ini, untuk di publish di blog ini? Silahkan klik Kirim Puisi
Terima kasih telah membacanya.
Tinggalkan komentar anda.

Wassalamu'alaikum wr.wb.

8 komentar:

  1. so sweet :) boleh di share ga sih ? aku mau nge share ya :D
    so sweet bgt puisinya :'D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, sesuai ketentuan. harus menyertakan link hidup jika online. atau link mati jika offline. terimakasih. :)

      Hapus
  2. maki oke aja nich bang, puisinya :)

    BalasHapus
  3. keren puisinya sob, terus berkarya :)

    BalasHapus
  4. blog puitis... nice share & keep post

    BalasHapus
  5. ya terima kasih semua :D

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan menggunakan tata cara berkomentar dengan baik dan benar.
*Berkomentar dan bertanya sesuai dengan topik artikel.
*Dilarang berkomentar dengan kata-kata yang mengandung SARA, porno, kotor.
*Dilarang mempromosikan web/blog anda.
*Dilarang mencantumkan link hidup pada komentar.
*Dilarang SPAM!!!

Jika anda melanggar. komentar akan kami hapus.
Terima kasih. :)

 
| Copyright © 2012 | Menulis Karya Sastra | All Rights Reserved SR11 | Design by Yulianto Wibowo SR11 | Powered by Blogger |